Pengertian ayat mengenai Orang-orang Beriman, Kafir dan Munafik

Dalam surat dan ayat :

ORANG BERIMAN

Surat Al Anfal (ayat 2-4)

Ayat 2

“sesungguhnya orang-orang yang ber-iman, itu adalah mereka yang apabila disebut Allah, gemeterlah hati mereka. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada tuhanlah mereka bertawakkal.”

Ayat 3

“yaitu orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang kami berikan kepada mereka”

Ayat 4

“itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi tuhannya dan ampunan serta rezki(ni’mat) yang mulia”

Surat Al Mu’minun (ayat 1-11)

Ayat 1

“sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,”

Ayat 2

“(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya”

Ayat 3

“dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna”

Ayat 4

“dan orang-orang yang menunaikan zakat”

Ayat 5

“dan orang-orang yang menjaga kemaluan-nya”

Ayat 6

“kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki): maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela”

Ayat 7

“barang siapa mencari yang dibaik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas”

Ayat 8

“dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya”

Ayat 9

“dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya”

Ayat 10

“mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi

Ayat 11

“(ya’ni) yang akan mewarisi syurga fir-daus mereka kekal didalamnya”

ORANG KAFIR

Surat Al Isra (ayat 94-100)

Ayat 94

“dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: ‘adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?”

Ayat 95

“katakanlah : ‘kalau seandainya pada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya kami turunkan dari langit kepada mereka seorang malaikat menjadi rasul”

Ayat 96

“katakanlah : ‘cukuplah allah menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian, sesungguhnya dia adalah maha mengetahui lagi maha melihat akan hamba-hambanya”

Ayat 97

“dan barang siapa yang ditunjuk allah dan barang siapa yang dia sesatkan maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari dia. Dan kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat(diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak, tempat kediaman mereka adalah neraka jahannam, tiap-tiap kali nyala api jahannam itu akan padam, kami tambah lagi bagi mereka nyalanya”

Ayat 98

“itulah balasan bagi mereka, karna sesungguhnya mereka kafir kepada ayat-ayat kami dan ( karena mereka) berkata: apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai mahluk baru”

Ayat 99

“dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwasahnya Allah yang menciptakan langit dan bumi adalah kuasa(pula) menciptakan yang serupa dengan mereka, dan telah menciptakan waktu yang tertentu. Bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya? Maka orang-orang zalim itu tidak menghendaki kecuali kekafiran”

Ayat 100

“katakanlah: ‘kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya”, dan adalah manusia itu sangat kikir”

ORANG MUNAFIK

Surat At Taubah (ayat 79-83)

Ayat 79

“(orang-orang munafik) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan suka rela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka, Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan untuk mereka azab yang pedih”

Ayat 80

“kamu memohonkan ampunan bagi mereka atau tidak kamu memohonkan ampunan bagi mereka (adalah sama saja) kendatipun memohonkan ampunan bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampun kepada mereka, yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan rasulnya dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.

Ayat 81

“orang-orang yang ditinggalkan (tidak ikut) berperang itu, merasa gembira dengan tingggalnya mereka di belakang rasulullah dan mereka tidak suka berjihad dengan haarta dan jiwa mereka pada jalan allah dan mereka berkata: janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini”. Katakanlah: “ api neraka jahannam itu lebih sangat panas (nya) jikalau mereka mengetahui.”

Ayat 82

“maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan”

Ayat 83

“maka jika Allah mengembalikanmu kepada satu golongan dari mereka, kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar (pergi berperang), maka katakanlah: “kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanyadan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. Karena itu duduklah (tinggallah) bersama orang-orang yang tidak ikut berperang”

Surat Al Anfal (ayat 2-4)

Ayat 2

“sesungguhnya orang-orang yang ber-iman, itu adalah mereka yang apabila disebut Allah, gemeterlah hati mereka. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada tuhanlah mereka bertawakkal.”

Ayat 3

“yaitu orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang kami berikan kepada mereka”

Ayat 4

“itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi tuhannya dan ampunan serta rezki(ni’mat) yang mulia”

Surat Al Mu’minun (ayat 1-11)

Ayat 1

“sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,”

Ayat 2

“(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya”

Ayat 3

“dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna”

Ayat 4

“dan orang-orang yang menunaikan zakat”

Ayat 5

“dan orang-orang yang menjaga kemaluan-nya”

Ayat 6

“kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki): maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela”

Ayat 7

“barang siapa mencari yang dibaik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas”

Ayat 8

“dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya”

Ayat 9

“dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya”

Ayat 10

“mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi

Ayat 11

Posted on 23 Desember 2011, in Agama. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: